Friday, November 17, 2006

MUSEUM PINAKOTHEK DER MODERNE MUNICH, SENSASI BARU MUSEUM SENI RUPA MODERN

Tidak hanya lukisan karya Van Gogh, Picasso dan Claude Monet yang dapat dinikmati di Museum ini, tetapi juga, Mebel, Sepatu Adidas, Robot Sony, Hand phone dan Skateboards!

Sebuah Museum baru, Pinakothek der Moderne, hadir di kota Munich, Jerman, dan berhasil memberikan sensasi besar kepada dunia seni rupa modern internasional. Sebelumnya, telah ada dua museum seni rupa di kota ini, yaitu, Alte Pinakothek dan Neue Pinakothek. Jika museum Alte Pinakothek mengkhususkan kepada koleksi seni lukis klasik Jerman dan Eropa, dan Neue Pinakothek mengkhususkan kepada koleksi seni rupa modern Jerman dan Eropa, Museum baru Pinakothek der Moderne, yang letaknya berseberangan denganm kedua Museum tersebut, memberikan penekanan kepada seni desain modern, entah itu berupa seni rupa, seni desain produk, mau pun seni desain bangunan atau arsitektur.

Seni desain modern itu sendiri sudah terlihat dari bangunan museum tersebut. Langit-langit tinggi dengan tiang-tiang raksasa dari beton serta atap kaca di bagian pintu masuk utama, plus patung raksaa dengan gaya kontemporer di halaman depan, memberikan pemandangan yang spektakuler. Sebuah Museum yang tidak tampak seperti bangunan Museum umumnya, melainkan sebuah galeri modern yang besar dan luas. Kubah kaca yang memiliki diameter 30 meter, hampir sama besarnya dengan kubah di bangunan bersejarah Patheon di Roma, adalah bagian utama yang menjadi ciri khas bangunan Museum modern ini, sekaligus jantung dari Pinakothek der Moderne. Ruang-ruang pameran terletak di sekitar kubah itu, dan terbagi menjadi empat lantai. Dibangun pada tahun 1992, dan selesai serta diresmikan pada 13 September 2002 lalu, museum karya arsitek Jerman Stephan Braunfels ini telah menghabiskan biaya senilai 120 juta Euro, jumlah yang tidak main-main untuk pembangunan sebuah gedung seni. Ada empat ruang pameran di dalam Museum ini, yang terbagi menjadi empat tema: Seni, Grafis, Arsitektur dan Desain, dan mengisi ruang seluas 12000 meter persegi. Nama-nama seniman lukis besar yang sudah dikenal, dapat ditemukan koleksinya di sini, seperti, Beckmann, Kadinsky, Monet, Magritte, Picasso, Bacon hingga Andy Warhol. Pameran lukisan dan printings terbagi menjadi 35 bagian, yang kelompok-kelompok itu dibagi berdasarkan nama seniman atau pun aliran seninya, seperti ekspresionisme, seni abstrak, seni lukis figuratif dari tahun 1960 hingga tahun 1970, dan sebagainya. Sedangkan lantai kedua diisi oleh koleksi patung karya senirupawan terkenal Eropa, seperti, Marino Marini, Henry Moore, Toni Stadler, dan lainnya.

Yang unik, Museum ini juga memasukkan sekitar 50 000 obyek dari seni desain industri, yang sebagian besar masih kita bisa temukan di dalam kehidupan sehari-hari. Dunia komputer misalnya, memperlihatklan kontras desain teknologi yang futuristik dengan dunia desain masa lalu yang sederhana. Disamping model laptop termodern yang kecil dan ringan, dan anjing robot dari perusahaan Jepang Sony, juga terdapat model laptop kuno keluaran tahun 1970, serta berbagai model mesin tik kuno. Hal ini sekaligus berhasil memperlihatkan perkembangan desain dan teknologi yang begitu cepat yang tidak kita sadari. Perkembangan dunia telekomunikasi, misalnya, diperlihatkan melalui perkembangan model telepon mulai yang bergagang terpisah antara corong untuk mendengar dan corong untuk berbicara, telephone yang tanpa kabel, hingga hand phone, dengan berbagai model, warna dan fungsi, juga ada. Alat musik kuno dan baru, mulai dari piringan hitam tahun 1950-an, hingga Radio dan CD Player, berbagai desain mebel, sepatu olah raga Adidas yang menampilkan desain dari perancang Jepang Yohji Yamamoto hingga Skateboards dapat dinikmati di sini.

Di bagian seni arsitektur, terdapat 300 000 sketsa, 100 000 fotografi, dan 500 Model Bangunan, yang merupakan koleksi seni arsitektur terbesar di Jerman. Meski meberikan porsi utama kepada dunia arsitektur Jerman pada abad ke 19 dan ke 20, beberapa sketsa bangunan keluaran abad 16 dan model bangunan abad ke 17 juga bisa dinikmati di sini, serta bangunan-banngunan terkenal di luar Jerman. Di antaranya, terdapat model bangunan dari Sydey Opera House di Australia dan the Centre Pompidou di Paris. Bisa dikatakan, Pinakothek der Moderne adalah sebuah panggung pertunjukkan kreatifitas manusia di abad 19 hingga 21 yang memukau (Nia Sutiara Kroenert). Majalah Dewi Edisi November 2002.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home